Ini adalah senyawa sulfur organik yang diekstraksi dari umbi (kepala bawang putih) Allium Sativum, tanaman dari keluarga Allium Sativum.Itu juga ada di bawang dan tanaman Allium lainnya.Nama ilmiahnya adalah diallyl thiosulfinate.
Di bidang pertanian, digunakan sebagai insektisida dan fungisida.Hal ini juga digunakan dalam pakan, makanan dan obat-obatan.Sebagai bahan tambahan pakan mempunyai fungsi sebagai berikut: (1) Meningkatkan cita rasa ayam pedaging dan penyu bercangkang lunak.Tambahkan allicin pada pakan ayam atau penyu bercangkang lunak.Membuat wangi ayam dan penyu bercangkang semakin kuat.(2) Meningkatkan tingkat kelangsungan hidup hewan.Bawang putih mempunyai fungsi sebagai larutan, sterilisasi, pencegahan penyakit, dan penyembuhan.Menambahkan allicin 0,1% ke dalam pakan ayam, merpati, dan hewan lainnya dapat meningkatkan tingkat kelangsungan hidup sebesar 5% hingga 15%.(3) Meningkatkan nafsu makan.Allicin dapat meningkatkan sekresi cairan lambung dan gerak peristaltik gastrointestinal, merangsang nafsu makan dan melancarkan pencernaan.Menambahkan sediaan allicin 0,1% ke dalam pakan dapat meningkatkan palatabilitas pakan Sex.
Efek antibakteri: Allicin dapat menghambat reproduksi basil disentri dan basil tifoid, serta memiliki efek penghambatan dan pembunuhan yang jelas pada staphylococcus dan pneumococcus.Secara klinis allicin oral dapat mengobati enteritis hewan, diare, kehilangan nafsu makan, dll.